Dia dan Dia ini berarti penting dalam hidup gw. Gw gak akan ada hingga hari ini, hingga detik ini tanpa Dia dan Dia. Ehm bentar deh.. karena Dia di sini ada 2 kayanya agak ribet yah klo sepanjang post gw nyebutnya Dia dan Dia mulu, enakan ganti jadi mereka deh yah. Mereka luarbiasa, mungkin gak akan orang selain mereka yang sanggup dan begitu sabarnya menghadapi gw yang..yang..yang..yang begini..Mereka sebenarnya sudah pernah tersebut sebut dalam post post gw sebelumnya. Gw sayang mereka, tetapi begitu sulit untuk mengungkapkan rasa sayang di depan mereka. Terlintas di pikiran gw, andai aja mereka gk ada gw, mungkin sekarang mereka bener-bener uda bisa hidup enak. Dan bodohnya gw. sampai sekarang belum ada yang bisa gw lakukan buat mereka. Hmmmm..
Dia! Gw kenal dia ketika kelas 3SD. Dia orang nya pintar, menarik, dan lucu. Gw suka menghabiskan hari hari gw dengan bertandang ke rumahnya atau sekedar telpon bergosip2 ria. Semua berjalan dengan baik dan lancar. Hingga datanglah hari itu,hari di mana mulai mengubah semuanya. Sebenarnya bukan salah dia, yah..semua salah nyokapnya. Berani berani nya nyokap dia menghina keluarga gw. Dari awal gw udah tau nyokap dia menyebalkan dan sepertinya itu emang sifat nyokap dia, tapi semua bagi gw masih bisa di tolerir, gw gk peduli kata nyokap dia. Tapi tolong, jangan pernah merendahkan, menghina keluarga gw. Keluargamu tidak lebih baik dari keluarga gw. Pasca kejadian hari itu, hubungan gw dan dia sedikit berjarak walau ahirnya kita masi berhubungan hingga ketika 2 SMA dan akhirnya mulai jalan di jalan masing-masing. Thx buat dia, dia salah satu yang terbaik yang pernah hadir dalam hidup gw (minus nyokap dia pastinya,cih!), Thx uda memberikan gw kenangan ini, dari dia gw belajar memaafkan dan memaknai kesetiakawanan.
Dia! Dia orang pertama yang membuat gw merasakan jantung berdebar, senyam senyum gk jelas, pokoknya dunia kaya indah banget. Ini kejadian kelas 6 SD. Semua berawal ketika dia demen banget mengejek gw. Pada masanya dia terlihat sangat keren, tapi sekarang yah..klo gw ingat lagi akan dia,dooh pengen jedotin kepala. HAHAHA! Thx buat dia uda bikin gw merasakan muka bersemu merah, :))
Dia!! Dia adalah orang yang pertama kali gw kenal ketika gw menginjakan kaki di kampus. Hari itu, pagi itu, dia menyapa gw, dan sejak hari itu juga dia menjadi teman gw, hingga hari ini :) Tapi sayang, gw dan dia sepertinya tidak/belum cukup dekat secara personal. Dia sedikit tertutup sih anaknya. Gw yang bawel ini selalu mati gaya menghadapi orang model dia. Dia dan kaum nya selalu menggunakan bahasa planet mars dalam berkomunikasi, gw selalu cengok mendengar pembicaraan dia dan kaumnya. Hahaha! Thx btw uda menjadi temen pertama gw di jurusan ini :)) Dari dia gw belajar, jangan pernah malu untuk memulai. Dan dia juga salah satu jembatan terlahirnya kita. :D Tapi gw harap gw dan dia bisa lebih saling terbuka, saling berbagi. Karena betapa indahnya berbagi bersama :p
Diaaaa.. diaaaa yang pernah gw tangisi sesaat pada saat SMA. Dia yang tidak pernah menyadari kalo gw peduli akan dia. Betapa lucunya dia, tapi betapa rapuhnya dia sebenarnya. Dia yang selalu menemani pagi gw di sekolah. Dia yang kini telah menjadi sesuatu, dia yang kini telah menemukan jalannya. Dari dia gw belajar untuk kuat, Thx buat dia yang membawa tawa dan canda, jangan pernah berubah yah kawan :)
Diaaa!!! Dia yang pintar,Dia yang sebenarnya gw gk dekat, dengan dia gw gk ada topik pembicaraan, tapi dia selalu ada, 19 tahun.. Dan sialnya gw suka di banding-banding dengan dia oleh mereka. Dan gw benci itu. Dia, siapa sih dia? Dia sebenarnya tidak lah lebih baik dari gw, kenapa mereka tidak pernah menyadari itu? Kenapa mereka tidak menyadari membanding-bandingkan gw dengan dia itu adalah sesuatu yang menyakitkan? Dia adalah dia dan gw adalah gw, gw dan dia tidak sama dan tidak akan pernah menjadi sama. Biarkanlah gw jalan di jalan gw sendiri. Gw gk benci sama dia karena emang gak ada yang perlu di benci, dan gw tetap respect sama dia. Thx karena ada dia ini, gw jadi terpacu untuk menjadi lebih.
Diaaa.. dia orang yang sempat gw benci. Gw iri dengan dia. Dia punya sesuatu yang seharusnya bisa gw miliki pada akhirnya. Dia yang menurut gw bermuka dua. Dia yang plin plan. Tapi itu dulu, dulu saat gw masih belum berpikir jernih. Hingga akhirnya gw menyadari gw tidak seharusnya membenci atau iri dengan dia. Karena Tuhan punya rencana masing-masing dan berbeda untuk setiap orang. Dia memiliki apa yang dia punya sekarang dan itu bearti memang milik dia. Dan bagi gw ada sesuatu yang jauh lebih penting untuk di pertahankan dari apa yang gw ributkan dan apa yang gw iri kan akan dia. Thx karena dia, gw belajar untuk mengikhlaskan sesuatu yang bukan milik gw. Dan semua menjadi lebih baik dan indah ketika dengki dan iri ini musnah.
Diaaaa dan diaaaaa yang gw kenal secara secara secara apa yah? Secara begitu saja, uda garisnya kali yah, hahhaa.. Banyak yang bisa gw pelajari dari kisah dan pengalaman hidup dia dan dia. Dari dia dan dia ini gw belajar, untuk kuat,untuk lebih bersabar, dan selalu mensyukuri apa yang telah gw miliki sekarang ini. Thx yaaaah :))
Diaaaa.. gw berharap bagian ini jangan dan tidak akan pernah terbaca oleh dia. Dia yang pernah mengacaukan hari dan pikiran gw. Rasa ini muncul begitu saja, dan dengan begitu saja pula dia hancurkan. Sikap dia, kata-kata dia, canda-candaan dia, secara sadar gk sadar telah menoreh luka di sini, di hati ini. Plis jangan pernah main2 dengan perasaan cewek, perasaan itu bagian sensitif. Dan kenapa setiap gw mulai lupa akan dia, dia kembali muncul. I hate the way you say my name, or just the way you look. I hate the way you'll never see, and the way you'll never know. Dia gk pernah tau betapa susah nya gw berusaha untuk tidak memikirkan dan tidak menganggap lebih apa yang uda dia lakuin, apa yang dia bilang, walau sebenarnya gw memang sedikit berharap semua bisa lebih. Gw tau wo men shi mei you jie guo de. Our friendship can't be risked over this. Dari dan karena dia gw belajar untuk sabar, untuk kuat, untuk move on.
Yak selesai sudah tentang dia dia dia, bukan bearti yang tak tersebut di atas tidak berarti buat gw yah. Kan gk mungkin aja gtu gw nulisin satu-satu tiap orang. Gw selalu bersyukur dengan kehadiran orang-orang dalam hidup gw, baik yang cuma numpang lewat, numapng nanya, atau yang stay di hati. Gak ada kalian, maka gak akan ada gw. Dari dan karna kalian gw belajar. Dari dan karna kalian i life what i live.. Thx God, Thx brader n sistaa :))
"You have to let people go. Everyone who’s in your life are meant to be in your journey, but NOT all of them are meant to stay there."
No comments:
Post a Comment