Monday, July 2, 2012

Movie : The Flowers of War

Haleluyahh~ Halleluyah~ Merdekaaaa !!! 
Setelah membina hubungan yang naik turun selama kurang lebih nyaris 6 bulan akhirnya hubungan ini berakhir juga. Usai sudah semua berlalu, biar libur menghapus jejakmu. Bye, semester 6. I'll miss you, one day.  J-U-L-Y wohooo time flies so fast, isn't it ? July means ho-li-day. Bakal mengisi waktu libur gw dengan kegiatan malas-malasan dan nyenengin diri sendiri, sampai menunggu datangnya Agustus for my vacation trip. Ahay :D

Kali ini gw mw bahas film yang baru aja gw tonton kemarin, " The Flowers of War". Kalian pasti uda mikir ini anak lagi ujian kok sempat-sempatnya pergi nonton mulu. Ah, yang kali ini kesalahan teknis kok. Gw salah mengingat jadwal ujian, kiraiin Selasa baru ujian lagi. Termyata ujiannya itu Senin dan gw abis gereja cus pergi nonton berhubung ada promo cc buy one get two. Gpp lah yah, lagian siang-siang bolong mana mungkin sih gw belajar. ihikk..dan untungnya film nya bagus banget seriusan. You guys must watch it! 



Sebuah film yang diadaptasi dari sebuah novel karya novelis Tiongkok terkenal, Yan Geling, yang berjudul 13 Flowers of Nanjing, inspirasi novel ini disebut merupakan kejadian nyata. Film ini berlatarkan masa pembantaian yang dilakukan oleh bala tentara Kekaisaran Jepang terhadap warga kota Nanjing (Nanking) tahun 1937. FYI, Jepang pada masa itu berhasil menduduki Nanking yang merupakan ibukota saat itu selama 6 minggu. Dimasa ini terjadi pembantaian dan pembunuhan besar-besaran tanpa belas kasih terhadap warga Nanjing. Sekitar 250.000-300.000 warga sipil menjadi korban ketidakmanusiaan bala tentara Jepang. Para wanita gak peduli masi anak-anak atau dewasa, mereka menjadi korban penyiksaan, diperkosa, dan kemudian dibunuh. Sejarah yang tidak mungkin terlupakan oleh orang Nanjing dan Tiongkok ini biasanya disebut juga dengan sebutan “The Nanking Massacre”, atau "The Rape of Nanking”.

Meski berlatarkan masa perang dan kekecauan tapi film '' The Flowers of War " ini lebih menekan sisi kemanusiaan, perasaan para tokoh yang ada, pengorbanan yang mereka lakukan. Sangat menarik dan mengaduk - ngaduk perasaan. :')  

Singkat cerita,  
John Miller (Christian Bale) seorang warga negara Amerika yang bekerja sebagai perias jenazah. Dia dikirim ke Nanking untuk merias jenazah seorang pendeta yang baru saja meninggal dunia. Baru beberapa hari di Nanking, bala tentara Jepang menyerbu kota Nanjing. John pun terjebak, dalam upayanya untuk menyelamatkan diri, dia bertemu dengan dua orang remaja perempuan yang sedang bersembunyi dari kejaran tentara Jepang. Dua remaja perempuan itu dan masi ada 12 orang lainnya berasal dari sekolah Kristen perempuan dari Gereja Winchester,  dan bersama mereka seorang remaja laki-laki bernama George (Huang Tianyuan), asisten pendeta yang bertugas menjaga 14 remaja itu. Mereka semua bersembunyi di dalam gereja, kemudian datanglah 14 PSK dari rumah bordil yang ngotot ingin ikut bersembunyi disana. Hingga akhirnya tentara Jepang pun menyerbu Gereja ini. John pun harus menyamar menjadi Pendeta. And things got worse . . .


Film The Flowers of War ini seakan menunjukan bahwa betapa kejamnya perang itu, terutama bagi warga sipil anak-anak dan perempuan. Bagaimana berbagai kesamaan mengalami pengalaman yang menegangkan dan mengerikan, kemudian mempersatukan mereka semua, sikap dari saling bermusuhan menjadi saling menghargai, saling menjaga, saling melindungi. Mengubah seorang 'John' yang pada awalnya bekerja untuk uang, mabuk-mabukan menjadi 'Bapa John' yang sangat melindungi anak-anak. Dan juga menampilkan sisi lain para PSK yang selama ini selalu dicap buruk.  PSK bukanlah sampah, mereka pun punya hati dan perasaan. Aksi heroik dan pengorbanan luar biasa para tokoh yang ada demi menjaga dan melindungi  remaja perempuan ini bener-bener bikin hati terenyuh, tersentuh, terharu. Luarbiasa!

Setelah gw melakukan sedikit reseacrh, gw baru tau kalo film ini sebenarnya telah diputar di Tiongkok sana pada bulan Desember 2011,dijadiin momen memperingati 74 tahun peristiwa kelam Nanjing. Dan you know what? uda ada versi BLUERAY nya! ahhhh~ tapi it's oke sih, gak nyesel juga nonton di bioskop indo yang baru nayangin ini. Totally worth it soalnya! I'm recommend this movie for you guys, it's really such a great n awesome movie. if you have time, you must watch it. Rating : 9.5/10

You can buy dvd or download this movie (ganool.com) :

The Flowers of War (via mediahide) / The Flowers of War (via tinypaste)
Pass : Ganool.com
( Join part with HJsplit )

1 comment:

  1. setlh aq perhatiakan dr segala sudut penjuru..tiap kali kw crtin sinopsis suatu film pasti akan berakhir dgn And things got worse ...
    wkwkwkwk...

    ReplyDelete