Sunday, January 5, 2014

Hidup dengan Misophonia~

Apakah anda adalah orang yang tidak suka mendengar suara kuku? suara orang menguyah terlalu keras? suara nafas yang terlalu berat? suara gertakan gigi? suara cetak cetek pena/pensil? suara orang nguyah permen karet??? Atau suara-suara tertentu yang pokoknya bikin anda merasa kesal, marah, terganggu gak jelas ??? Kalau iya, HAHAHAHA.. WELCOME TO MISOPHONIA WORLD PALS! CALM, YOU ARE NOT ALONE!!!

 What is Misophonia ?
Misophonia is a neurological disorder, in which a person feels anxiety, and even rage in response to certain sounds, which may be loud or soft, and are very common. It is also termed as Selective Sound Sensitivity Syndrome. The sounds include coughing, sneezing, scratching, breathing, repetitive tapping of a pencil, and a whole lot of others that can be classified as normal, everyday sounds.
Intinya, Misophonia adalah 'ketidaksukaan/kebencian pada suara-suara tertentu'mau yang keras ataupun yang lembut.

Sialnya gue termasuk orang dengan Misophonia. Sampai saat ini, yang gue sadari dengan betul adalah gue paling gak tahan dengan suara 'menyeruput(?)' *wadehek i cant spell it omg* dan suara dengkuran. Oh mai gaddd! Shake my head the sound of slurping and snoring drives me kreyziii.. walao why cant people eat without making that fcking annoying slurping sound ha?? duh kalo sekali dua kali okelah tapi kalo dari awal sampe akhir berulang-ulang behhhhh..i cant stand it seriously~ Dan masalahnya adalah, bapak gue kalo makan itu suka banget di seruput" gtu. Ini yah gue lagi pulang rumah tiap jam makan rasanya adgajgdja.. it literally took all my self control to not flips table to be honest. Gue kasih pandangan terganggu, rolling my eyes dan yak bapak gue tersinggung jadilah sekarang gue masang poker face. Gue coba meninggalkan meja makan, bapak gue bilang kenapa gue gak mau nemenin dia makan. Gue mau pake headset, lmao tapi gue tau itu so disrespectful.What do i do leh??? You know how hard to be people with Misophonia ma? But since he is my dad i'll try to bear with it. i can i can.huhuhuasaawra..Ps. 老爸,如果有一天你读了这件文章,我爱你,不好意思,请了解女儿的委屈,抱歉啦,sorry loh.

Sebenarnya gue secara gak sengaja menemukan tentang misophonia di internet. Thanks God, kalo gak mungkin gue akan terus mikir apa yang salah dengan diri gue, kenapa gue bereaksi berlebihan terhadap hal-hal cetek seperti ini. Dan cukup melegakan setelah tau engga gue doang yang merasakan hal-hal seperti ini. Jika elu search di internet, elu akan kaget dengan 'gila' nya misophonia orang-orang diluar sana. Bermacam-macam, ada yang gak tahan dengan suara batuk, suara bersin, suara piring, suara ketawa, bahkan ada ibu yang gak tahan dengan helaan nafas baby nya saat tidur. Thanks God setidaknya gue gak segila mereka. LOL. I cannot explain on how difficult everyday life can be for people with Misophonia but i knew how it felt. The fact that there is no cure or even set coping strategies makes it even harder.Buat orang yang Misophonia nya uda kelas berat 'those sounds'seemed like a gunshot.They experience severe forms of rage, panic and even disgust, dan jadilah berprilaku/bereaksi sangat 'berlebihan'.





“Everybody understands a headache, nobody understands what we have.” 

4 comments:

  1. I fully agree with u. it's hard to describe our suffering

    ReplyDelete
  2. Alhamdulillah..
    Ternyata banyak yg senasib dgn saya. Sy penderita misophonia. Sblm tau saya pikir saya sakit jiwa....saya Sgt sensitif dgn suara nafas Dan detak jarum jam. Setiap mau tidur sy copot batere jam dinding supaya gak berdetak.... So weird...

    ReplyDelete
  3. Sensi sm suara napas. Knp sih bernapas aja kok brisik? Aarrggghhhh

    ReplyDelete
  4. Sensi sm suara napas. Knp sih bernapas aja kok brisik? Aarrggghhhh

    ReplyDelete