Gw baru aja menonton film 辛亥革命 ( Xin hai Ge Ming) / Revolusi Xinhai atau yang terkenal dengan nama Revolusi 1911 / Revolusi China. Ini ada gw pelajari dalam mata kuliah History of China tapi jujur gw uda lupa semua dan kayanya gw juga gk ngerti deh. Tapi setelah gw nonton film ini, gw baru bisa sedikit ber-Ohhhhhhhhh- ria . Ternyata begini toh gerakan revolusi China. Film yang di bintangi Jacky Chen ini sebagai kontribusi memperingati 100 tahun Revolusi Xinhai. Para tokoh nasionalis, seperti Dr Sun Yat-sen, saat itu berhasil menggalang pemberontakan untuk menjungkalkan kekaisaran Dinasti Qing, yang telah berkuasa sejak 1644. Hasilnya, "Kaisar Terakhir" China, Pu Yi, resmi turun dari kekuasaan pada 12 Februari 1912.
Revolusi 1911, pasukan Revolusioner ( Tongmenghui ) di bawah pimpinan Sun Yat Sen ( Baidewei, nama Sun Yat Sen adalah nama yang dikenal di dunia barat, sedangkan Sun Zhong Shan adalah nama yang dikenal di China dan Taiwan. Keduanya menunjuk ke orang yang sama) berusaha menggulingkan pemerintahan monarki Dinasti Qing yang telah berkuasa selama 2000 tahun lamanya. Sun Yat Sen berpendapat bahwa ini adalah saatnya rakyat China menentukan nasibnya sendiri, gerakan revolusi bukan akhir dari kematian, tetapi adalah awal dari mengubah nasib. Revolusi adalah bagaimana anak cucu kita dapat hidup dalam damai.
Dan revolusi itu juga merupakan reaksi atas ketidakmampuan Dinasti Qing untuk mengangkat kembali kejayaan China. Bahkan, Kekaisaran China dalam tahun-tahun terakhir malah tunduk kepada kekuatan-kekuatan asing - baik dari Barat maupun dari Jepang. Rakyat pun dibiarkan melarat sehingga membuat Sun Yat-sen dan para pejuang lain melancarkan perlawanan untuk mengakhiri kekuasaan raja di China. Revolusi ditandai dengan kudeta militer di Wuhan, China bagian tengah, yang dilancarkan kelompok bawah tanah anti Dinasti Qing dengan dukungan kaum revolusioner di pengasingan.
Konflik senjata yang saat itu berlangsung berhasil diakhiri melalui kompromi politik antara Yuan Shikai, panglima militer Dinasti Qing, dengan Sun Yat-sen, yang merupakan pemimpin Aliansi Kaum Revolusioner China (Tongmenghui). Kompromi itu juga menghasilkan pengalihan kekuasaan dari Dinasti Qing ke republik yang baru. Pemerintahan republik dijalankan oleh Yuan, yaitu bentukan dari partai-partai politik dan hasil pemilu parlemen pertama pada 1913. Sun Yat-sen sendiri sempat menjadi Presiden sementara Republik China, dari 29 Desember 1911 hingga 10 Maret 1912.
FYI, pada tahun 1949 kudu Nasionalis akhirnya tergusur dari China daratan, mereka pindah ke Taiwan. Dan pada tgl 1 Oktober 1949 Kubu Komunis memproklamirkan Negara Republik Of China. Pemerintah dan rakyat RRC - termasuk di Hong Kong dan Makau - tetap merayakan perjuangan 10 Oktober 1911 itu sebagai Peringatan Revolusi Xinhai. Sedangkan Republik China di Taiwan menjadikan tanggal 10 Oktober sebagai hari jadi negara mereka.

No comments:
Post a Comment