130126
The last class in my collage life.
Dari tahun 2009 hingga sekarang, gak berasa uda 3 tahun setengah terlalui. Kalau gw flashback kembali dari awal, mungkin yang pertama muncul dibenak gw adalaha "Apa sih yang uda gw dapat selama ini ???"
hmmmmmmmm~~~ tshiinngggg ~~~ wuusshhh~~
Ada keheningan yang panjang. LOL
Sedikit intermezzo
Kuliah itu ibaratnya "Adventure Game" , selalu ada level-level baru yang harus dilalui dan battle stage yang harus dimenangi untuk naik ke level berikutnya. Di setiap level kita ngumpulin poin dan barang yang bisa kita gunakan sebagai senjata di next level. Dan sering kali kita gak cuma terpaku pada satu game bukan? Gw gak tau gw berada di level mana, tapi yang pasti i'm not 'newbie' anymore yah gak expert juga sih tapi =='.
Nah tbh, gw sepertinya uda lupa apa yang gw pelajari sebelum-sebelumnya, ahahha!
Tapi bukan bearti gw kuliah selama bertahun-tahun menyakitkan ini #tssah, habisin banyak duit $.$ buat NOTHING at all, oh NO! Gw beneran hopeless dan gagal sebagai manusia kalo sampai bilang perjalanan ini gak ada guna sama sekali dan gw gak dapat apa-apa. Selain ilmu "teoritis" secukupnya (?) gw juga mendapatkan sesuatu yang mungkin jauh lebih berharga dan penting ketimbang sekedar nilai-nilai akademic yang bagus, atau ilmu-ilmu teoritis belaka. Yah, selama ini gw mendapatkan yang namanya LESSONS OF LIFE. Ilmu dari semua ilmu, dan harganya sangat mahal.
Pergi jauh dari orang tua, siapa lagi yang bisa diandalkan selain diri sendiri? Tapi beruntungnya disini gw masih ada nci gw. fuyuh. Abis hidup jauh dari rumah gw perlahan menyadari dan menghargai serta belajar bersyukur akan hal-hal kecil tapi bermakna. Dulu jaman sekolah gw suka kesel karena sarapan yang si mama bikin itu itu lagi. Sampai disini, "sarapan" bahkan gak ada di kamus gue. Dari 4 tahun , Gw belajar bertanggung jawab akan diri dan hidup gw sendiri. Gw melihat dan bertemu banyak orang dari yang pinter sampai yang aneh, belajar melihat segala hal gak cuma dari sudut pandang gw tapi juga perspektif yang berbeda. Gw belajar untuk survive, gw pernah bilang sebenarnya gw gak bener-bener niat sama jurusan gw ini, tapi at least i never give up, i keep walking till the end, i did it, almost 4 years almost pass the finish.
Namanya manusia ya, selalu ada moment dimana kita bakal merasa capek, muak, letih, lelah, marah, kecewa pokoknya seisi semesta berubah menjadi begitu menyebalkan dan life is really sucks! Dengan ini gw perlahan dan semakin memahami " you dont know how strong you are until being strong is your only choice " Terkadang dalam banyak hal menjadi kuat adalah satu-satunya pilihan kita, disaat terdesak dengan magic nya kekuatan kita akan terpancar keluar. Dan resep hidup gw sekarang adalah " Keep calm and hakuna matata" apapun itu tetap kalem dan no worries, because i know God will lead a way and problem will go away. Gw selalu ngulangin kata-kata magic ini di kepala gue disaat-saat gw mulai gundah gulana dan butuh pegangan. Ajaib, it works! Hidup itu mungkin emang gak gampang, ibaratnya matematika hidup gak cuma sekedar 1+1 = 2 / 3x4 = 12 / 16:4 = 4 tapi yah lebih rempong lagi seperti ketika angka-angka matematika disisipkan dengan huruf-huruf alfabet. Tapi sebenarnya seringkali kita lah yang bikin hidup itu semakin rumit dan kusut, masih ibaratnya matematik terkadang ada banyak cara untuk menyelesaikannya, cara A cara B, terkadang nta kenapa kita justru memilih cara yang lebih panjang dan rumit. Untungnya gw bukan tipikal orang yang demen sedih lama-lama dan demen sama yang ribet-ribet, gw selalu akan memilih cara tercepat , terpendek, tersimple yang ada, dan gw mulai belajar untuk tidak terlalu mengambil pusing dan selalu tetap bersyukur dengan apa yang ada dan terjadi. Gw selalu menanamkan pada diri gw, jangan merasa seakan-akan kita adalah orang yang paling paling menderita dimuka bumi ini, semua orang punya masalah dan kesulitannya masing-masing dan diluar sana mungkin masih banyak orang yang mengalami hal-hal yang lebih buruk dari pada kita. Jadi, selalu ada cela untuk tetap bersyukur dan itu bener-bener membuat gw merasa lebih tenang dan menjadi lebih baik. Bersyukur dan menjadi kuat.
Sekarang gw tinggal skripsi. I'm one step closer to the end, one step closer to start a new beginning.
Bener-bener perjalanan yang luar biasa, terimakasih buat siapa pun yang telah hadir, bertahan, maupun pergi selama ini.
By time i've learned so many things , hal baik buruk semua menguatkan dan mendewasakan gw. ^^
gw suka sama quotenya: "you dont know how strong you are until being strong is your only choice"
ReplyDeletebener banget nih, hahaha
btw, sukses buat skripsinya ya, Hakuna ma-TaTa :D
ah thx u ^^
Delete